MERANTI – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPS Kepulauan Meranti, Jalan Dorak, Selatpanjang, Rabu (13/5/2026).
FGD ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, hingga insan media. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BPS Kepulauan Meranti, Dessi Ratna Sari, serta menghadirkan narasumber Dimas Khusuupi, Emir Luthfi, dan Muhamad Rizky Zidane.
Dalam sambutannya, Dessi Ratna Sari menegaskan bahwa BPS terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung suksesnya pelaksanaan berbagai program sensus nasional, khususnya Sensus Ekonomi 2026.
“BPS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk menyukseskan sensus ekonomi ini, kami menggandeng pemerintah daerah, swasta, dan media agar penyebaran informasi dapat berjalan maksimal,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pendataan yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dan menjadi sumber data penting bagi pemerintah dalam memetakan perkembangan sektor usaha, industri, pertanian, hingga jasa.
Menurutnya, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional secara lebih tepat sasaran.
“Kami berharap masyarakat dapat memberikan data yang jujur dan akurat saat petugas sensus datang melakukan pendataan. Dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar sensus ekonomi ini berjalan sukses,” jelas Dessi.
Selain membahas kesiapan sensus, forum tersebut juga menjadi wadah evaluasi dan penyempurnaan standar pelayanan publik di lingkungan BPS Kepulauan Meranti.
Dessi menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 180 petugas dan pengawas sensus yang akan diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Seluruh petugas sudah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” pungkasnya.(Bom).
#Pemprov Riau #riau #Meranti